B4buble’s GoiNg eAsY

April 23, 2008

10 Petunjuk Praktis Menghilangkan Stres

Filed under: Tips — b4buble @ 6:09 am

Diambil dari buku Prof.Dr.Priguna Siddharta

1.Keluarkan isi hati anda.
Kalau sesuatu mengganggu pikiran anda,ceritakan pada pada orang tua,suami,isteri,kakak atau adik anda.Janganlah anda menyimpan dan menimbun nya.Berkunjunglah ke rohaniawan,dokter,Psikolog,guru atau kawan kawan baik anda untuk mengosongkan pikiran yang ruwet itu.Setelah bercakap cakap anda akan cerah.Dan anda mendapat akal budi untuk mengatasi problem yang anda hadapi.

2. Elakkanlah sebentar.
Kalau sewaktu-waktu semuanya berjalan tidak sesuai dengan kehendak anda dan anda menjadi tegang, tinggalkanlah persoalan itu. Untuk melupakan pikiran yang ruwet itu, pergilah ke bioskop, ajaklah kawan anda untuk pergi main biljar, catur, tenis, gundu, layang-layang dan sebagainya. Bila anda tetap memikirkan problem-problem itu, anda menghukum diri sendiri dan penyelesaian persoalan tidak akan kunjung datang. Anda bukanlah pengecut kalau anda melarikan diri dari masalah ruwet yang dihadapi, anda hendak mencerahkan pikiran. Dan setelah itu problema yang ditinggalkan itu dapat diselesaikan dengan keadaan intelektual dan emosional yang lebih segar dan terampil.

3. Bekerja kasar untuk melepaskan keberangasan anda.
Dalam keadaan berangasan, anda mau menang sendiri saja. Dan anda menunjukkan kekuasaan. Tetapi kemudian anda akan menyesal dan sadar bahwa anda berbuat bodoh. Apabila anda merasa bahwa anda dicemohkan, janganlah anda berangasan. Biarkanlah cemoohan itu berlalu sampai esok hari. Dengan persasaan yang hendak meledak itu, carilah kegiatan untuk melepaskan amarah. Dalam pada itu mencuci mobil atau sepeda motor, menggali lubang untuk sampah atau mencaabuti rumput jelek di kebun atau halaman anda, adalah paling cocok. Akal budi yang sehat akan tumbuh dalam otak yang sudah dibebaskan dari keberangasan.

4. Sekali-sekali mengalahlah.
Bila anda merasa bahwa anda terlalu sering terlihat dalam percekcokan dengan orang-orang dan merasa bahwa anda bersikeras dan bersikap menantang, ingatlah bahwa inilah cara anak-anak dengan frustrasi bertingkah laku. Berpikirlah bahwa akhirnya mungkin anda salah. Bahkan jika anda yakin berada di pihak yang benar, dalam hal yang sangat penting, adalah lebih menguntungkan bagi anda untuk toh mengalah. Jika anda mengalah, lihatlah banyak orang lain akan mengalah juga. Suasana tegang akan lenyap dan anda akan menikmatinya dengan puas.

5. Cobalah menolong orang lain.
Jika anda merasa bahwa anda terlalu banyak memikirkan nasib anda, cobalah berbuat sesuatu untuk menolong orang lain. Tetangga di sebelah rumah anda atau yang ada di belakang rumah anda mungkin membutuhkan sesuatu yang sanggup anda berikan. Misalnya menjahitkan pakaian anak, mengajak nonton bioskop, mengantar ke dokter, membantu dalam pelajaran sekolah, dan sebagainya. Dengan melakukan kegiatan semacam itu, anda sendiri akan menemukan diri dibebaskan dari segala kekhawatiran dan kecemasan akan diri sendiri.

6. Selesaikan pada satu saat satu pekerjaan saja.
Bagi orang-orang yang tegang, ingat pekerjaan sehari-hari yang biasa, sudah dirasakan sebagai beban yang berat sekali. Yang harus dikerjakan dirasakannya banyak sekali, sehingga merasa tidak berdaya untuk melakukan salah satu di antaranya. Apabila hal ini terjadi, ingatlah bahwa keadaan anda seperti itu adalah sementara. Dan ingatlah bahwa anda dapat melewati masa keseganan itu. Tetapi janganlah anda menyerah. Putuskanlah untuk melakukan hanya satu tugas pekerjaan saja. Setelah anda memutuskan tugas yang terpenting yang harus diselesaikan, laksanakanlah hanya tugas itu saja. Janganlah pikiran anda dikacaukan oleh pekerjaan-pekerjaan lain. Nanti, kalau tugas yang terpenting itu sudah dikerjakan, cerahlah keadaan mental anda. Seringnya, setelah itu pekerjaan-pekerjaan tersisa yang dirasakan menumpuk itu tidak tampak semrawut lagi, sehingga semangat untuk menyelesaikan tumbuh. Seluruh tugas pekerjaan akhirnya dapat diselesaikan dengan kepuasan.

7. Tiada satu orang dapat mengerjakan segala-galanya.
Ada orang-orang yang berpendapat bahwa mereka bisa melakukan segala-galanya. Orang-orang semacam itulah yang paling sering mendapat ketegangan dan kekacauan dalam pikiran. Lagi pula orang semacam itu selalu ingin melakukan sega-galanya secara perfek atau sempurna. Ditinjau dari pemikiran yang sehat, kepribadian semacam itu memang sudah ditakdirkan untuk menemui kegagalan terus-menerus. Kita harus sadar bahwa kita tidak bisa sempurna dalam segala hal. Kalau kita mengakui bahwa kita tidak mampu untuk mengerjakan sesuatu, janganlah kita merasa ‘minder’.

8. Janganlah mengritik orang lain.
Orang lain yang dimaksudkan itu ialah orang selain diri sendiri. Jadi orang lain bisa berarti istri atau suami, anak, teman, dan seterusnya. Orang yang sering mengritik orang lain pada hakekatnya menjadi penindas hak azasi manusia. Apakah A atau B tidak mempunyai hak untuk berbuat demikian? Mengapa A dan B itu harus mengikuti jejak pengritik? Adalah lebih sehat dan lebih baik untuk melihat segi-segi baik orang lain dari pada melontarkan kritik kepada diri orang lain.

9. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk mencapai sukses.
Bagi kebanyakan orang, maju itu sering berarti ‘lebih maju dari orang lain’. Lihatlah orang-orang yang ‘ngebut’. Dengan mobilnya pengebut hendak melewati mobil lain. Awas kalau ada amobil lain yang hendak melewati pengebut! Di situ unsur emosi akan membawa kecelakaan. Janganlah dijadikan kebiasaan untuk selalu mengejar kejuaraan dalam penghidupan. Berlomba memperbanyak lawan, tapi kerja sama menghasilkan banyak kawan. Bila anda memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mencapai sukses, anda ada bebas dari berbagai rintangan karena anda tidak lagi menjadi ancaman bagi orang lain. Orang-orang yang merasa terancam sering mengambil tindakan dalam putusan yang bersifat emosional dan negatif. Dan karena itu anda dapat dipersulit.

10. Bersikaplah ramah.
Banyak di antara kita bisa merasa bahwa kita tidak mendapat perhatian atau tidak dihiraukan oleh sementara tamu-tamu yang datang pada suatu resepsi. Kita bisa merasa tegang dalam keadaan seperti itu. Tetapi cobalah anda dahulu yang memulai pendekatan kepada mereka. Betapa girangnya kalau anda mendengar dari kanan kiri bahwa mereka juga ingin sekali berkenalan dengan anda. Tentu saja ada sementara orang yang secara menjemukan memperkenalkan diri di kanan dan kiri sesuka sendiri. Keramahan yang terlalu menonjol itu memuakkan banyak orang. Bukan keramahan itu yang dimaksudkan di sini.
Dengan telah diperkenalkannya 10 petunjuk praktis ini, selesailah pengupasan tentang persoalan di sekitar ketegangan mental. “Manfaatkanlah sifat neurotik anda untuk hidup senang dan damai dengan orang-orang sekitar kita.”

Hidup

berarti:

suatu tantangan yang harus dihadapi,

suatu perjuangan yang harus dimenangkan,

suatu kesusahan yang harus diatasi,

suatu rahasia yang harus digali,

suatu tragedi yang harus dialami,

suatu kegembiraan yang harus disebarkan,

suatu cinta yang harus dinikmati,

suatu tugas yang harus dilaksanakan,

suatu romantika yang harus dirangkul,

suatu risiko yang harus diambil,

suatu lagu yang harus dinyanyikan,

suatu anugerah yang harus dipergunakan,

suatu permainan yang menyenangkan,

suatu impian yang harus diwujudkan,

suatu perjalanan yang harus diselesaikan,

suatu janji yang harus ditepati,

suatu keindahan yang harus dikagumi,

suatu pertanyaan yang harus dijawab,

suatu kesempatan yang harus dipakai,

suatu persoalan yang harus dipecahkan,

suatu kesulitan yang harus dikalahkan,

rahmat yang harus dipelihara dan dicintai.

7 Kebiasaan Manusia Yang Efektif

Filed under: Tingkah Laku — b4buble @ 5:54 am

Kebiasaan 1 : Jadilah Proaktif

Bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang), dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain. Mereka lakukan ini dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia manusia yang unik – kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan kehendak bebas – dan dengan menggunakan Pendekatan Dari Dalam Ke Luar untuk menciptakan perubahan. Mereka bertekad menjadi daya pendorong kreatif dalam hidup mereka sendiri, yang adalah keputusan paling mendasar yang bisa diambil setiap orang.

Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir

Segalanya diciptakan dua kali – pertama secara mental, kedua secara fisik. Individu, keluarga, tim, dan organisasi, membentuk masa depannya masing-masing dengan terlebih dulu menciptakan visi serta tujuan setiap proyek secara mental. Mereka bukan menjalani kehidupannya hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas dalam benak mereka. Secara mental mereka identifikasikan prinsip-prinsip, nilai-nilai, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan yang paling penting bagi mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk melaksanakannya. Suatu pernyataan misi adalah bentuk tertinggi dari penciptaan secara mental, yang dapat disusun oleh seorang individu, keluarga, atau organisasi. Pernyataaan misi ini adalah keputusan utama, karena melandasi keputusan-keputusan lainnya. Menciptakan budaya kesamaan misi, visi, dan nilai-nilai, adalah inti dari kepemimpinan.

Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama

Mendahulukan yang utama adalah penciptaan kedua secara fisik. Mendahulukan yang utama artinya mengorganisasikan dan melaksanakan, apa-apa yang telah diciptakan secara mental (tujuan Anda, visi Anda, nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda). Hal-hal sekunder tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan. Individu dan organisasi memfokuskan perhatiannya pada apa yang paling penting, entah mendesak entah tidak. Intinya adalah memastikan diutamakannya hal yang utama.

Kebiasaan 4 : Berpikir Menang/Menang

Berpikir menang/menang adalah cara berpikir yang berusaha mencapai keuntungan bersama, dan didasarkan pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi. Berpikir menang/menang adalah didasarkan pada kelimpahan – “kue” yang selamanya cukup, peluang, kekayaan, dan sumber-sumber daya yang berlimpah – ketimbang pada kelangkaan serta persaingan. Berpikir menang/menang artinya tidak berpikir egois (menang/kalah) atau berpikir seperti martir (kalah/menang). Dalam kehidupan bekerja maupun keluarga, para anggotanya berpikir secara saling tergantung – dengan istilah “kita”, bukannya “aku”. Berpikir menang/menang mendorong penyelesaian konflik dan membantu masing-masing individu untuk mencari solusi-solusi yang sama-sama menguntungkan. Berpikir menang/menang artinya berbagi informasi, kekuasaan, pengakuan, dan imbalan.

Kebiasaan 5 : Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami

Kalau kita mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain, ketimbang untuk menanggapinya, kita memulai komunikasi sejati dan membangun hubungan. Kalau orang lain merasa dipahami, mereka merasa ditegaskan dan dihargai, mau membuka diri, sehingga peluang untuk berbicara secara terbuka serta dipahami terjadi lebih alami dan mudah. Berusaha memahami ini menuntut kemurahan; berusaha dipahami menuntut keberanian. Keefektifan terletak dalam keseimbangan di antara keduanya.

Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi

Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang. Tim-tim serta keluarga-keluarga yang sinergis memanfaatkan kekuatan masing-masing individu sehingga secara keseluruhannya lebih besar seperti ini mengenyampingkan sikap saling merugikan (1 + 1 = 1/2). Mereka tidak puas dengan kompromi (1 + 1 = 1 ½), atau sekedar kerjasama (1 + 1 = 2). Melainkan, mereka kejar kerjasama yang kreatif (1 + 1 = 3 atau lebih).

Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji

Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan kapasitas kita utnuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya. Bagi sebuah organisasi, Kebiasaan 7 menggalakkan visi, pembaharuan, perbaikan terus-menerus, kewaspadaan terhadap kelelahan atau kemerosotan moral, dan memposisikan organisasinya di jalan pertumbuhan yang baru. Bagi sebuah keluarga, Kebiasaan 7 meningkatkan keefektifan lewat kegiatan-kegiatan pribadi maupun keluarga secara berkala, seperti membentuk tradisi-tradisi yang merangsang semangat pembaharuan keluarga.

Rekening Bank Emosional

Rekening Bank Emosional mencerminkan tingkat kepercayaan dalam suatu hubungan. Seperti rekening keuangan di Bank, kita memasukkan simpanan ke atau melakukan penarikan dari rekening ini. Perbuatan-perbuatan seperti berusaha untuk memahami terlebih dulu, sikap murah hati, menepati janji, dan bersikap setia walaupun orang yang bersangkutan tidak hadir, meningkatkan saldo kepercayaan. Tidak murah hati, melanggar janji, dan bergosip tentang seseorang yang tidak hadir, mengurangi atau bahkan menghapuskan kepercayaan dalam suatu hubungan.

Paradigma

Paradigma adalah cara masing-masing orang memandang dunia, yang belum tentu cocok dengan kenyataan. Paradigma adalah petanya, bukan wilayahnya. Paradigam adalah lensa kita, lewat mana kita lihat segalanya, yang terbentuk oleh cara kita dibesarkan, pengalaman, serta pilihan-pilihan kita selama ini.

Referensi: Diambil dari ringkasan buku 7 Habits(Stephen Convey)

April 17, 2008

100 Pemain Bola Terbaik 20th Century

Filed under: best football player — b4buble @ 7:39 am

Inilah daftar 100 pemain bola terbaik versi issue of World Soccer Magazine, Tahun 1999:

* 1. Pele
* 2. Diego Maradona
* 3. Johan Cruijff
* 4. Franz Beckenbauer
* 5. Michel Platini
* 6. Alfredo Di Stéfano
* 7. Ferenc Puskás
* 8. George Best
* 9. Marco van Basten
* 10. Eusébio
* 11. Lev Yashin
* 12. Bobby Charlton
* 13. Ronaldo
* 14. Bobby Moore
* 15. Gerd Müller
* 16. Roberto Baggio
* 17. Stanley Matthews
* 18. Zico
* 19. Franco Baresi
* 20. Garrincha
* 21. Paolo Maldini
* 22. Kenny Dalglish
* 23. Gabriel Batistuta
* 24. Eric Cantona
* 25. Gheorghe Hagi
* 26. Romário
* 27. Jairzinho
* 28. Zinédine Zidane
* 29. Ruud Gullit
* 30. John Charles
* 31. Lothar Matthäus
* 32. Gordon Banks
* 33. Jürgen Klinsmann
* 34. Dennis Bergkamp
* 35. Karl-Heinz Rummenigge
* 36. Gary Lineker
* 37. Giuseppe Meazza
* 38. Rivelino
* 39. Didi
* 40. Ian Rush
* 41. Peter Schmeichel
* 41. Paolo Rossi
* 43. George Weah
* 44. Michael Owen
* 45. Just Fontaine
* 46. Duncan Edwards
* 47. Dino Zoff
* 48. Hristo Stoichkov
* 49. David Beckham
* 50. Tom Finney
* 51. Rivaldo
* 52. Claudio Caniggia
* 53. Tostao
* 54. Frank Rijkaard
* 55. José Luis Chilavert
* 56. Kevin Keegan
* 57. Paul Gascoigne
* 58. Roger Milla
* 59. Michael Laudrup
* 60. Andriy Shevchenko
* 61. David Ginola
* 61. Glenn Hoddle
* 61. Sócrates
* 64. Roberto Carlos
* 64. Alan Shearer
* 66. Daniel Passarella
* 67. Davor Šuker
* 68. Dixie Dean
* 68. Sándor Kocsis
* 68. Juan Alberto Schiaffino
* 68. Christian Vieri
* 72. Mario Kempes
* 72. Johan Neeskens
* 72. Luigi Riva
* 75. Jose Nasazzi
* 75. Günter Netzer
* 77. Alessandro del Piero
* 77. Carlos Valderrama
* 79. Ricardo Zamora
* 80. Enzo Francescoli
* 81. Edgar Davids
* 81. Francisco Gento
* 83. Jim Baxter
* 83. Falcão
* 83. Ryan Giggs
* 83. Sepp Maier
* 87. Zbigniew Boniek
* 87. Pat Jennings
* 87. György Sárosi
* 90. Giacinto Facchetti
* 91. Alan Hansen
* 91. Raymond Kopa
* 91. Bryan Robson
* 91. Matthias Sammer
* 95. Ladislav Kubala
* 95. Neville Southall
* 97. Gérson
* 98. Paulo Futre
* 98. Preben Elkjær-Larsen
* 100. Bebeto

Kegiatan Di tempat magang

Filed under: Tempat Magang — b4buble @ 7:25 am

januari, 22

Hari ini kegiatan  saya di tempat magang adalah mengedit data-data NUPTK, dan mengentrykannya.

Mandi bukan hanya sekedar untuk membersihkan badan

Filed under: kesehatan — b4buble @ 5:01 am

Mandi, Bikin Segar dan Sehat!

Menurut penelitian terbaru mandi ternyata tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stress, tapi mandi juga memiliki peranan penting meningkatkan sistem kekebalan, membantu kulit terhindar dari penyakit seperti eksema dan bahkan menyembuhkan masalah medis serius.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan penderita diabetes yang menghabiskan hanya setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen.

Penelitian terpisah di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita, membantu mereka menjalani test olahraga lebih baik dan mengurangi rasa sakit.

Apa manfaat mandi dan berapa lama anda sebaiknya mandi? Berikut beberapa petunjuk mandi asyik dan menyehatkan:

Mengeluarkan racun

Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.

Stress

Jika anda benar-benar mengalami stress, mandi air dingin akan menjadi jawaban yang tepat. Temperatur yang dianjurkan sekitar 12-18 derajat Celsius. Mandi air dingin sangat baik meredakan ketegangan, sebaliknya dari air hangat karena mandi air dingin dapat mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah.

Eksema

Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam atau gatal-gatal dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.

Infeksi

Infeksi yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam. Tambahkan pada air hangat dan berendam selama 15-20 menit.

Flu dan Sakit Kepala

Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai basuh dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.

Insomnia

Merendam kaki dalam air dingin sangat baik bagi anda yang memiliki masalah insomnia atau mereka yang memiliki masalah tidur. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, flu dan sembelit.

Sirkulasi

Cobalah merendam kaki secara bergantian antara air hangat dan air dingin jika anda mengalami masalah sirkulasi. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin.

Blog at WordPress.com.